pregnancy & baby Panduan

Mari bersiap untuk melahirkan!

Sudah memasang car seat?

Sudah menyiapkan car seat untuk si kecil?

Jika belum, sebaiknya persiapkan sebelum bayi lahir.

Mulai dari perjalanan pertama pulang dari rumah sakit hingga kontrol kesehatan, imunisasi, dan berbagai perjalanan lain selama masa bayi baru lahir, ada cukup banyak kesempatan ketika bayi perlu bepergian dengan mobil.

Jika sudah membeli car seat, sebaiknya pasang di kendaraan sebelum hari perkiraan lahir dan pastikan pemasangannya sudah benar.

Jangan lupa tiga aturan keselamatan penting berikut:

1) Pasang car seat di kursi belakang.
Car seat bayi sebaiknya dipasang di kursi belakang dan jauh dari airbag depan yang aktif. Posisi terbaik dapat berbeda tergantung kendaraan dan jenis car seat, jadi selalu ikuti buku petunjuk kendaraan dan panduan pemasangan dari produsen car seat.

2) Bayi baru lahir harus menggunakan posisi menghadap ke belakang.
Car seat bayi baru lahir harus dipasang dalam posisi rear-facing (menghadap ke belakang). Kepala bayi relatif besar dibandingkan tubuhnya, sementara leher dan tulang belakangnya masih berkembang. Jika terjadi kecelakaan, posisi rear-facing membantu menyebarkan gaya benturan ke seluruh punggung serta memberikan perlindungan yang lebih baik pada kepala, leher, dan tulang belakang. Pertahankan posisi rear-facing selama mungkin selama tinggi dan berat anak masih berada dalam batas yang ditentukan produsen car seat.

3) Pastikan car seat terpasang dengan kuat.
Pasang sesuai petunjuk menggunakan sabuk pengaman kendaraan atau sistem ISOFIX/LATCH yang sesuai. Setelah terpasang, pastikan car seat tidak bergerak berlebihan pada titik pemasangannya. Jika masih ragu, periksa kembali petunjuk produsen atau gunakan layanan pemeriksaan pemasangan car seat anak yang tersedia di daerah Anda.