pregnancy & baby Panduan

Semua Tentang Menstruasi

Fase Luteal, Saat Kondisi Tubuh dan Mood Bisa Berubah

Setelah ovulasi selesai, tubuh memasuki fase luteal.

Setelah sel telur dilepaskan, folikel yang tersisa berubah menjadi korpus luteum (corpus luteum). Karena itulah periode ini disebut fase luteal. Lamanya dapat berbeda pada setiap orang, tetapi umumnya sekitar 12–14 hari dan cenderung lebih stabil dibandingkan fase folikular.

Korpus luteum menghasilkan hormon progesteron. Hormon ini meningkatkan aliran darah dan aktivitas kelenjar pada endometrium sehingga menciptakan kondisi yang mendukung implantasi embrio dan perkembangan awal kehamilan. Dari sisi perubahan endometrium, periode ini disebut fase sekretori.

Selama fase luteal, perubahan kadar estrogen dan progesteron dapat memengaruhi kondisi tubuh dan suasana hati. Menjelang menstruasi, sebagian orang dapat mengalami mudah tersinggung, gelisah, suasana hati menurun, atau kelelahan sebagai bagian dari sindrom pramenstruasi (PMS).

Pada fase luteal, nafsu makan juga dapat meningkat dan sebagian orang lebih menginginkan makanan manis atau makanan tinggi karbohidrat. Hal ini diketahui berkaitan dengan berbagai perubahan hormonal serta perubahan dalam pengaturan suasana hati dan nafsu makan.